6 Tips Aman Bersepeda atau gowes-santai di Malam Hari

Agar tak membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain

Bersepeda umumnya dilakukan pagi atau sore hari. Namun ada pula goweser yang memilih mengayuh sepedanya pada malam hari.

Memang, temperatur udara saat malam hari lebih nyaman untuk mengendarai sepeda. Namun, pesepeda juga menanggung risiko yang lebih tinggi dibandingkan siang hari.


1. Pasang lampu sepeda depan dan belakang.

Tak berbeda dengan kendaraan bermotor, sepedamu juga harus dilengkapi lampu depan maupun belakang. Lampu depan untuk menerangi jalan, sementara belakang sebagai penanda keberadaanmu bagi pengguna jalan lain.

Harga lampu sepeda cukup bervariasi, dari yang murah hingga mahal pun ada. Tentu saja, semakin mahal biasanya semakin bagus kualitas dan semakin terang. Disarankan membeli lampu LED karena penerangannya lebih jauh dan tahan lama.

2. Pilih rute perjalanan yang bersahabat

Jika kamu memutuskan untuk gowes di malam hari, sebaiknya rencanakan dulu rute yang akan dilalui. Bersepeda di malam hari bukanlah waktu yang tepat untuk perjalanan jauh, jadi tak perlu memilih rute yang sulit dan jauh.

Pilihlah rute yang aman dengan pencahayaan yang memadai. Apabila tidak memungkinkan, cukup gowes dengan jarak yang dekat saja. Selain itu pastikan juga jalanan yang akan kamu lalui cukup layak untuk dilintasi, tidak terlalu berlubang atau licin.

3. Ajak teman, pasti lebih seru!

Bersepeda bareng teman adalah cara terbaik ketika bersepeda di malam hari. Sebab keberadaan teman akan membuat suasana menjadi lebih ceria dan sekaligus bisa memberikan motivasi selama gowes.

Gowes bersama teman juga lebih terasa aman dan jika terjadi hambatan dalam perjalanan, gak perlu khawatir karena bantuan akan lebih banyak. Namun, pastikan kamu tidak bergerombol memenuhi bahu jalan, karena akan sangat membahayakan dirimu dan pengguna jalan lain.

4. Siapkan selalu peralatan mekanis

Sebelum gowes di malam hari, pastikan lagi kondisi sepeda kamu dalam kondisi yang baik, ya.

Namun tetap wajib mempersiapkan peralatan kalau terjadi kerusakan. Gak usah terlalu banyak, cukup bawa sesuai keperluan kamu saja seperti tools mekanis multifungsi.

Jangan lupa juga membawa smartphone kamu agar dapat menghubungi kerabat di rumah ketika dalam kondisi darurat.

5. Gunakan jersey dengan fitur reflektif

Perlu kamu ketahui kalau gerakan mengayuh naik turun pedal sepeda dapat menarik perhatian pengendara bermotor. 

Pikirkan untuk mulai menggunakan perlengkapan reflektif yang dapat menambah visibilitas, supaya lebih menonjol saat malam hari.

6. Patuhi peraturan lalu lintas

Visibilitas yang rendah di malam hari membuat kamu harus lebih waspada. Apalagi jika jalan yang kamu lalui minim pencahayaan. Pastikan kamu mematuhi peraturan lalu lintas seperti pengguna jalan lainnya. 

Perhatikan rambu, marka jalan, jalur cepat atau jalur lambat, lampu lalu lintas, serta hindari bersepeda melawan arus.

Nah, jika keenam tips di atas sudah dipatuhi, kamu siap bersepeda di malam hari. Salam dua pedal.


Rute : desa/pleret ke malioboro_